Selada (Lactuca sativa) merupakan sayuran daun bernilai ekonomi tinggi yang membutuhkan pasokan hara optimal untuk mendukung pertumbuhannya. Salah satu alternatif penyediaan hara adalah penggunaan pupuk organik cair (POC) yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh POC berbahan dasar kulit nanas dan pepaya terhadap pertumbuhan selada. Penelitian dilakukan di Desa Toya, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua perlakuan: POC kulit nanas dan POC kulit pepaya, masing-masing dengan konsentrasi 500 ml/L air. Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun pada umur 14, 28, dan 42 hari setelah tanam (HST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC kulit pepaya menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik daripada POC kulit nanas karena kandungan karbon organik dan fosfor (P) yang lebih tinggi, yang mendukung perkembangan vegetatif.
Copyrights © 2026