Integrasi pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi (SDGs 4 & 8) menuntut pembelajaran matematika yang kontekstual, namun realitanya pembelajaran Aritmatika Sosial seringkali teoritis dan kurang bermakna bagi siswa. Di sisi lain, UMKM Keripik Sukun di Pasuruan menghadapi kendala manajemen finansial tradisional dan rendahnya literasi digital, padahal data riil usaha ini memiliki potensi besar sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media "SukunPrepreneur" (Di-BESU) berbasis simulasi Shopee guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang dibatasi pada tahap pengumpulan informasi dan perencanaan desain produk. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan pemilik UMKM, observasi proses produksi, dan studi dokumentasi keuangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk memetakan kebutuhan materi dan analisis kuantitatif sederhana untuk memvalidasi masalah finansial menggunakan instrumen pedoman wawancara dan lembar observasi. Temuan penelitian menunjukkan adanya kebutuhan mendesak terhadap E-Modul interaktif berformat HTML5/APK yang mengintegrasikan indikator pendidikan matematika dan kewirausahaan melalui simulasi fitur Shopee (biaya admin, diskon, ongkir) berbasis data nyata UMKM, sehingga efektif melatih kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah Aritmatika Sosial.
Copyrights © 2025