Rani Darmayanti
Universitas Nadhlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Etnomatematika Berbasis Proyek terhadap Peningkatan Efikasi Diri Siswa SMA pada Materi Limit Fungsi Aljabar Ani Afifah; Agus Setiawan; Aulia Dita Anggraeni; Rani Darmayanti
Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2023): Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika (August)
Publisher : CV. Bimbimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/dpjpm.v1i2.202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Project-Based Learning (PBL) terhadap peningkatan Self-Efficacy siswa SMA pada materi Limit Fungsi Aljabar. Rendahnya self-efficacy siswa yang menjadi tantangan utama dalam penguasaan matematika abstrak menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimen (Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design) dengan sampel dibagi menjadi kelompok eksperimen (yang memperoleh PjBL Ethnomathematics, menggunakan konteks media Pizza/Potato Chips) dan kelompok kontrol (pembelajaran konvensional). Instrumen utama yang digunakan adalah Mathematical Self-Efficacy Questionnaire yang dikembangkan berdasarkan teori Bandura. Hasil Independent Sample T-test pada skor posttest menunjukkan adanya perbedaan yang sangat signifikan (p < 0,05) antara kedua kelompok, dengan skor rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi. Analisis Skor Penguatan Ternormalisasi (N-Gain) mengonfirmasi bahwa peningkatan efikasi diri pada kelompok eksperimen berada dalam kategori "Tinggi" (N-Gain > 0,70), jauh melebihi kelompok kontrol. Disimpulkan bahwa Pendekatan Etnomatematika Berbasis Proyek efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa karena memberikan penguasaan dan pengalaman tidak langsung melalui proyek kontekstual dan kolaboratif. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan dimensi afektif dalam pembelajaran matematika, sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas).
PENGEMBANGAN DIGIMATH-PRENEUR TOOLKIT UNTUK LITERASI FINANSIAL PADA MATERI PECAHAN DAN PERSEN SISWA SEKOLAH DASAR Nur Faizah; Rani Darmayanti; Mey Damayanti
Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2026): Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika (April)
Publisher : CV. Bimbimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/dpjpm.v4i1.916

Abstract

Kesenjangan literasi finansial dan rendahnya kompetensi siswa Sekolah Dasar (SD) dalam menerapkan konsep matematika, khususnya materi Pecahan dan Persen, menuntut adanya integrasi nilai kewirausahaan (edupreneurship) dan inovasi digital dalam proses pembelajaran, didukung oleh temuan penelitian sebelumnya bahwa pengembangan model edupreneurship dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mengatasi kesulitan belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk inovatif berupa DigiMath-Preneur Toolkit sebagai solusi yang mengintegrasikan pendidikan matematika dan kewirausahaan untuk meningkatkan literasi finansial siswa SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang pada laporan ini dibatasi hingga tahap Analisis saja. Metode Penelitian yang diterapkan dalam tahap Analisis adalah studi deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik Pengumpulan Data meliputi Wawancara mendalam (kepada guru/pengelola bimbingan belajar dan orang tua), Observasi praktik pengajaran, dan Tes awal (Pre-test) kemampuan siswa pada materi Pecahan dan Persen. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi pedoman wawancara, lembar observasi, dan instrumen pre-test. Analisis Data dilakukan secara deskriptif naratif untuk mengidentifikasi kebutuhan produk (need assessment), menganalisis karakteristik siswa, dan meninjau kurikulum. Temuan di tahap Analisis mengkonfirmasi adanya kesulitan belajar yang signifikan pada siswa terkait materi Pecahan dan Persen dalam konteks finansial/kewirausahaan, serta menunjukkan urgensi pengembangan media pembelajaran digital berbasis edupreneurship yang modern dan relevan untuk menjembatani kemampuan literasi finansial tersebut.
Pengembangan Media "SukunPrepreneur" (Di-BESU) Berbasis Simulasi Penjualan Shopee dalam Meningkatkan Keterampilan Berfikir Keritis Siswa SMP Pada Materi Aritmatika Sosial Asmaul Husna; Rani Darmayanti; Lailiatul Badria
Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2025): Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika (April)
Publisher : CV. Bimbimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/dpjpm.v3i1.81

Abstract

Integrasi pendidikan berkualitas dan pertumbuhan ekonomi (SDGs 4 & 8) menuntut pembelajaran matematika yang kontekstual, namun realitanya pembelajaran Aritmatika Sosial seringkali teoritis dan kurang bermakna bagi siswa. Di sisi lain, UMKM Keripik Sukun di Pasuruan menghadapi kendala manajemen finansial tradisional dan rendahnya literasi digital, padahal data riil usaha ini memiliki potensi besar sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media "SukunPrepreneur" (Di-BESU) berbasis simulasi Shopee guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang dibatasi pada tahap pengumpulan informasi dan perencanaan desain produk. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan pemilik UMKM, observasi proses produksi, dan studi dokumentasi keuangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk memetakan kebutuhan materi dan analisis kuantitatif sederhana untuk memvalidasi masalah finansial menggunakan instrumen pedoman wawancara dan lembar observasi. Temuan penelitian menunjukkan adanya kebutuhan mendesak terhadap E-Modul interaktif berformat HTML5/APK yang mengintegrasikan indikator pendidikan matematika dan kewirausahaan melalui simulasi fitur Shopee (biaya admin, diskon, ongkir) berbasis data nyata UMKM, sehingga efektif melatih kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah Aritmatika Sosial.