Kesenjangan literasi finansial dan rendahnya kompetensi siswa Sekolah Dasar (SD) dalam menerapkan konsep matematika, khususnya materi Pecahan dan Persen, menuntut adanya integrasi nilai kewirausahaan (edupreneurship) dan inovasi digital dalam proses pembelajaran, didukung oleh temuan penelitian sebelumnya bahwa pengembangan model edupreneurship dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mengatasi kesulitan belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk inovatif berupa DigiMath-Preneur Toolkit sebagai solusi yang mengintegrasikan pendidikan matematika dan kewirausahaan untuk meningkatkan literasi finansial siswa SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang pada laporan ini dibatasi hingga tahap Analisis saja. Metode Penelitian yang diterapkan dalam tahap Analisis adalah studi deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik Pengumpulan Data meliputi Wawancara mendalam (kepada guru/pengelola bimbingan belajar dan orang tua), Observasi praktik pengajaran, dan Tes awal (Pre-test) kemampuan siswa pada materi Pecahan dan Persen. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi pedoman wawancara, lembar observasi, dan instrumen pre-test. Analisis Data dilakukan secara deskriptif naratif untuk mengidentifikasi kebutuhan produk (need assessment), menganalisis karakteristik siswa, dan meninjau kurikulum. Temuan di tahap Analisis mengkonfirmasi adanya kesulitan belajar yang signifikan pada siswa terkait materi Pecahan dan Persen dalam konteks finansial/kewirausahaan, serta menunjukkan urgensi pengembangan media pembelajaran digital berbasis edupreneurship yang modern dan relevan untuk menjembatani kemampuan literasi finansial tersebut.