Synergy: Journal of Collaborative Sciences
Vol. 2 No. 1 (2026): Collaborative Solutions for Contemporary Global Challenges

Kedudukan Third Party Intervention dalam Perkara Perdata melalui Prosedur Voeging, Vrijwaring, dan Tussenkomst.

Eka Maulana (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia)
Anggi Sri Haryati Simarmata (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten, Indonesia)



Article Info

Publish Date
19 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini mengkaji kedudukan hukum dan implementasi intervensi pihak ketiga dalam hukum acara perdata di Indonesia melalui mekanisme voeging, vrijwaring, dan tussenkomst. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas sengketa hukum kontemporer di mana putusan pengadilan sering kali berdampak pada pihak luar yang tidak tercantum dalam gugatan asal. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual, kajian ini membedah norma hukum positif dalam HIR, RBG, dan Rv serta doktrin peradilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ketiga prosedur tersebut merupakan instrumen penting untuk melindungi hak subjektif dan mewujudkan keadilan inklusif, penerapan praktisnya masih menghadapi hambatan berupa multitafsir terhadap batasan "kepentingan hukum". Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinkronisasi kriteria kepentingan hukum sangat krusial untuk mencegah upaya mengulur waktu (undue delay) serta memastikan putusan hakim bersifat eksekutorial dan komprehensif bagi seluruh subjek hukum yang terdampak.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Synergy

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Synergy: Journal of Collaborative Sciences E-ISSN : 3109-5208 is a peer-reviewed, open-access academic journal dedicated to advancing knowledge through interdisciplinary and collaborative research. The journal provides a platform for scholars, practitioners, and researchers from diverse academic ...