“Storythomic Tourism dalam Pengenalan Objek Wisata bagi Pelajar di Kabupaten Sleman” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran wisata, serta kemampuan komunikasi siswa melalui pendekatan storytelling. Kegiatan ini dilaksanakan pada siswa SMP IT Baitussalam yang berlokasi di Pulerejo, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi literasi wisata, pelatihan public speaking. serta praktik storytelling. berbasis pengalaman wisata (storythomic tourism). Siswa diajak mengenal berbagai objek wisata lokal, kemudian menyusun dan menyampaikan cerita secara kreatif terkait pengalaman dan informasi yang diperoleh. Pendekatan ini menekankan pada penguatan aspek edukatif, komunikatif, dan karakter peduli lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap potensi wisata yang ada di Kabupaten Sleman dan sekitarnya serta menumbuhkan kesadaran dalam menjaga lingkungan, serta meningkatnya kemampuan berbicara di depan umum. Selain itu, siswa menjadi lebih percaya diri dalam menyampaikan informasi dan mampu menjadikan pengalaman wisata sebagai cerita yang menarik dan bernilai. Dengan pendekatan storythomic tourism efektif sebagai metode pembelajaran kontekstual bagi pelajar di SMPIT Baitussalam dalam mengenalkan objek wisata sekaligus mengembangkan keterampilan komunikasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi model edukasi wisata yang aplikatif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026