Science and Applied Journal
Vol. 3 No. 1 (2026): Science and Applied Journal (SIAP)

MEMBINGKAI ULANG AKUAKULTUR BIOFLOK: ADAPTASI LOKAL DAN KEBERLANJUTAN DALAM SISTEM BERBASIS DESA

Sucipto Sucipto (Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Studi ini menyimpulkan bahwa penerapan sistem bioflok di Desa Sarang Tiung merupakan pendekatan akuakultur yang efektif dan adaptif yang mengintegrasikan dimensi teknis, lingkungan, dan sosial. Temuan menunjukkan bahwa teknologi bioflok meningkatkan efisiensi produksi melalui pemanfaatan pakan yang lebih optimal, penurunan biaya operasional, serta peningkatan hasil panen, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dengan meminimalkan pembuangan limbah dan menstabilkan kualitas air. Selain itu, keberhasilan sistem ini sangat dipengaruhi oleh adaptasi lokal dan inovasi yang digerakkan oleh pembudidaya, yang menunjukkan bahwa praktik bioflok tidak hanya dibentuk oleh pengetahuan teknis, tetapi juga oleh konteks sosial-budaya dan ekonomi. Hasil penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian akuakultur dengan menekankan pentingnya perspektif sosio-ekologis dalam memahami adopsi teknologi dan keberlanjutan. Studi ini juga memberikan wawasan praktis untuk pengembangan model bioflok berbasis komunitas serta menegaskan perlunya dukungan kebijakan, termasuk layanan penyuluhan dan peningkatan kapasitas. Namun demikian, mengingat cakupan penelitian yang bersifat kualitatif dan terlokalisasi, penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi penerapan yang lebih luas melalui pendekatan metode campuran serta analisis komparatif lintas wilayah guna memperkuat generalisasi dan evaluasi keberlanjutan jangka panjang.

Copyrights © 2026