Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep moderasi beragama dalam menyikapi isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) dalam perspektif sosial-keagamaan. Isu LGBT menjadi salah satu persoalan sosial yang memunculkan berbagai perdebatan karena berkaitan dengan norma agama, nilai sosial, dan hak kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui pengkajian berbagai jurnal ilmiah, buku akademik, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan moderasi beragama, penafsiran agama, serta fenomena sosial LGBT. Analisis data dilakukan melalui content analysis, komparasi konseptual antara perspektif Islam dan Kristen, serta pendekatan interpretatif (hermeneutik) terhadap teks keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dapat menjadi pendekatan yang relevan dalam menjembatani nilai normatif agama dengan realitas sosial yang berkembang di masyarakat. Dalam Islam dan Kristen, LGBT umumnya dipandang tidak sesuai dengan ajaran agama, namun terdapat pendekatan yang lebih kontekstual dan pastoral yang menekankan penghormatan terhadap martabat manusia dan penolakan terhadap tindakan diskriminatif. Penelitian ini juga menemukan bahwa intoleransi terhadap LGBT tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat religiusitas, tetapi juga oleh kecenderungan menghakimi kelompok lain atas nama agama. Oleh karena itu, moderasi beragama berperan penting dalam membangun sikap yang adil, proporsional, dan humanis agar tercipta kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat.
Copyrights © 2026