Permasalahan utama dalam manajemen fasilitas olahraga di Kota Makassar, khususnya lapangan tenis, terletak pada penggunaan sistem reservasi konvensional yang memicu inefisiensi operasional dan ketidakpastian informasi ketersediaan bagi penyewa. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi manajemen penyewaan lapangan tenis berbasis web yang mengintegrasikan fitur real-time chat, yaitu mekanisme komunikasi digital yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan pesan secara langsung tanpa jeda waktu yang signifikan sehingga pengguna dan pengelola dapat berinteraksi secara instan dalam satu platform. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Spiral, yaitu pendekatan pengembangan perangkat lunak yang bersifat iteratif dan berorientasi pada analisis risiko. Model ini menggabungkan pendekatan prototyping dan model sekuensial, di mana setiap siklus pengembangan melalui tahapan komunikasi pelanggan, perencanaan, analisis risiko, rekayasa, konstruksi, dan evaluasi untuk menghasilkan sistem yang lebih stabil dan sesuai kebutuhan penggunaan Hipotesis penelitian mengasumsikan bahwa implementasi sistem informasi yang terintegrasi dengan fitur komunikasi langsung dapat mereduksi kesalahan pencatatan jadwal dan meminimalisir konflik pemesanan (double booking) secara signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mengotomatisasi aliran kerja manajemen, menyediakan transparansi ketersediaan lapangan secara presisi, serta memfasilitasi koordinasi responsif antara pengelola dan penyewa melalui protokol WebSocket. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital pada manajemen lapangan tenis di wilayah urban seperti Makassar memberikan dampak positif terhadap efektivitas administrasi dan kepuasan pengguna, sekaligus menyediakan dasar bagi pengembangan ekosistem olahraga yang lebih modern dan terorganisir
Copyrights © 2026