Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, memiliki potensi lokal berupa buah cempedak (Artocarpus champeden) dengan produksi yang cukup melimpah. Selama ini pemanfaatan buah hanya terbatas pada daging buah, sementara kulitnya terbuang dan menimbulkan limbah. Melalui program PPK Ormawa, dilakukan inovasi pengolahan kulit cempedak menjadi produk keripik “Cempe Bite” sebagai upaya diversifikasi pangan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan survei potensi, trial and error formulasi produk, pembentukan kelompok masyarakat, sosialisasi dan pelatihan produksi, hingga evaluasi mutu serta strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan limbah kulit cempedak, keterampilan teknis dalam proses produksi dan pengemasan, serta munculnya antusiasme untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Uji organoleptik juga memperlihatkan tingkat penerimaan yang baik terhadap produk Cempe Bite dari aspek rasa, tekstur, dan aroma. Inovasi ini tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi limbah organik, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang mendukung terwujudnya desa wirausaha yang mandiri dan berdaya saing.
Copyrights © 2026