Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

Pendidikan Kesehatan Remaja Hebat Tahu Batas: Hindari Pergaulan Bebas Raih Cita Cita di SMKN 1 Cisarua

Irma Mulyani (Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali)
Selvi Ainun Kolbi (Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali)
Nanda Zahra Ardila (Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali)
Azizah Sukma Dewi (Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali)
Akira Zakiyah (Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali)
St. Sarah Riyani A (Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali)
Neng Indri Hawa Tsania (Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali)



Article Info

Publish Date
16 Jun 2026

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perilaku berisiko akibat keterbatasan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi dan batasan pergaulan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan kejadian pergaulan bebas, infeksi menular seksual, serta kehamilan tidak diinginkan yang dapat menghambat pencapaian pendidikan dan masa depan remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang kesehatan reproduksi dan perilaku hidup sehat melalui penyuluhan terstruktur. Kegiatan dilaksanakan di SMKN 1 Cisarua dengan melibatkan 30 siswa kelas XI. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan service learning, melalui ceramah interaktif, diskusi tanya jawab, pemaparan media PowerPoint, serta pembagian leaflet. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh indikator yang diukur. Pemahaman mengenai definisi pergaulan bebas meningkat dari 50% menjadi 100%, kesadaran terhadap kehamilan tidak diinginkan meningkat dari 40% menjadi 100%, serta pengetahuan tentang infeksi menular seksual dan HIV/AIDS meningkat dari 57,6% menjadi 100%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan reproduksi remaja dengan pendekatan service learning efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran sekolah dan keluarga.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkwk

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences Other

Description

Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma merupakan jurnal ilmiah yang berisi kumpulan artikel yang berasal dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Lingkup Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma mencakup seluruh kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang sains, teknologi, sosiohumaniora, atau ...