Remaja merupakan fase usia yang mengalami tahap perkembangan yang mudah terpengaruh oleh masalah kesehatan reproduksi karena kurangnya pengetahuan yang cukup. Pemahaman yang minim tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi bisa meningkatkan kemungkinan munculnya perilaku tidak sehat di kalangan remaja. Berdasarkan evaluasi awal di SMA Negeri 10 Bandung, masih terlihat adanya keterbatasan pengetahuan siswa mengenai isu-isu seksualitas dan kesehatan reproduksi yang relevan bagi mereka. Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperbaiki pengetahuan dan kesadaran siswa melalui kegiatan pemberian informasi edukatif. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif dengan sesi tanya jawab, serta didukung oleh media presentasi yang informatif. Aktivitas ini dilakukan dengan melibatkan 41 siswa kelas X dari SMA Negeri 10 Bandung. Evaluasi dari program ini dilakukan secara deskriptif melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pemahaman peserta sebelum dan setelah sesi edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah intervensi edukasi, di mana proporsi siswa dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 51,22% menjadi 85,37%, serta tidak ditemukan lagi peserta dengan tingkat pengetahuan kurang. Kegiatan ini berfungsi sebagai usaha untuk mempromosikan dan mencegah, sehingga dapat meningkatkan pemahaman tentang kesehatan reproduksi di kalangan remaja di sekolah.
Copyrights © 2026