Pembantu Rumah Tangga (PRT) migran Indonesia di Malaysia merupakan kelompok pekerja yang berisiko mengalami gangguan muskuloskeletal karena karakteristik pekerjaan yang manual, repetitif, berdurasi panjang, dan dilakukan dengan postur kerja yang tidak ergonomis. Aktivitas kerja seperti menyapu, mengepel, mencuci, menyetrika, mengangkat beban, serta membersihkan area rendah dan tinggi dapat menyebabkan keluhan pada leher, bahu, punggung, pinggang, dan ekstremitas atas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan PRT migran mengenai postur kerja ergonomis sebagai upaya preventif terhadap gangguan muskuloskeletal. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan partisipatif, diskusi interaktif, demonstrasi postur kerja yang benar, serta pemberian media edukasi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang prinsip ergonomi dasar, kemampuan mengidentifikasi postur kerja berisiko, dan perubahan sikap terhadap pentingnya bekerja secara aman dan sehat. Edukasi ergonomi yang aplikatif dan kontekstual terbukti efektif sebagai upaya preventif untuk mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal serta mendukung peningkatan kesehatan kerja, kualitas hidup, dan produktivitas PRT migran Indonesia di Malaysia.
Copyrights © 2026