Puting susu lecet merupakan salah satu masalah yang sering dialami ibu menyusui dan dapat menjadi hambatan utama dalam keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Kondisi lingkungan pegunungan dengan suhu dingin dan kelembapan rendah, seperti di wilayah Gunung Putri, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, berpotensi memperburuk risiko terjadinya puting susu lecet akibat kulit yang lebih kering dan sensitif. Kegiatan Kerja Lapangan Kebidanan ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab puting susu lecet pada ibu menyusui serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam teknik menyusui yang benar dan perawatan payudara yang adaptif terhadap kondisi lingkungan setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kebidanan komunitas melalui survei mawas diri (SMD), pengumpulan data kesehatan masyarakat, serta kegiatan edukasi dan pendampingan kepadaibu menyusui dengan melibatkan peran keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab putingsusu lecet meliputi teknik perlekatan menyusui yang kurang tepat, minimnya perawatan payudara, serta kurangnya dukungan keluarga. Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman ibu mengenai posisi dan perlekatan menyusui yang benar, perawatan payudara yang aman, serta penanganan mandiri puting susu lecet. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan kejadian puting susu lecet dan mendukung peningkatan cakupan ASI eksklusif di wilayah komunitas pegunungan.
Copyrights © 2026