Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab penurunan keandalan robot sealer dan menentukan strategi pemeliharaan yang optimal pada Line Body Shop di industri otomotif. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Reliability Centered Maintenance (RCM), serta perhitungan Mean Time Between Failure (MTBF) dan Mean Time To Repair (MTTR). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus di PT XYZ, Cikarang. Peneliti memperoleh data penelitian dari data downtime, frekuensi breakdown, dan waktu perbaikan robot sealer selama periode Januari–Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nozzle clogging, servo motor overheat, sensor error, dan pneumatic leakage menjadi penyebab utama terjadinya breakdown pada robot sealer. Hasil analisis FMEA menunjukkan bahwa nozzle clogging memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sehingga menjadi prioritas utama dalam tindakan perbaikan. Selanjutnya, hasil analisis RCM menghasilkan rekomendasi strategi pemeliharaan berupa preventive maintenance, predictive maintenance, inspeksi berkala, dan monitoring kondisi komponen kritis. Strategi tersebut diharapkan mampu menurunkan frekuensi breakdown, meningkatkan keandalan robot sealer, serta mendukung efektivitas dan produktivitas proses produksi pada area Body Shop.
Copyrights © 2026