Penelitian ini dijalankan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan Project-Based Learning (PjBL) dibandingkan dengan metode konvensional dalam memperdalam pemahaman mengenai konsep konstitusi pada murid kelas X SMA. Menggunakan pendekatan kuantitatif bermetode eksperimen semu (quasi-experiment) melalui pola pretest-posttest control group, instrumen pengumpulan data meliputi tes penalaran mendalam, lembar penilaian proyek, serta angket respons siswa. Ditemukan bahwa kelas yang menerapkan PjBL mengalami lonjakan nilai rata-rata yang signifikan dari 54,20 menjadi 86,50. Sebaliknya, kelas kontrol dengan metode konvensional hanya naik dari 53,80 menuju 72,10. Pengujian statistik menonjolkan nilai signifikansi sebesar 0,000 ( 0,05), yang menegaskan keunggulan mutlak model PjBL. Melalui PjBL, siswa tidak sekadar menghafal, tetapi terbukti mampu menganalisis, menyintesis, hingga mengevaluasi aturan-aturan konstitusional serta meresapi nilai-nilai penting kewarganegaraan secara konkret.
Copyrights © 2026