Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa sekolah dasar dalam mempelajari aksara Jawa, khususnya pada materi membaca dan menulis aksara pasangan. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan terhadap 26 siswa kelas V SDN Sendangguwo 02 Semarang, sebanyak 76% siswa menganggap pelajaran Bahasa Jawa cukup sulit dan sebagian besar siswa menyatakan pembelajaran masih menggunakan metode konvensional sehingga kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Belajar Aksara Jawa (BAJA) yang interaktif untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap aksara Jawa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Sendangguwo 02 Semarang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media BAJA memperoleh hasil validasi ahli materi sebesar 100% dengan kategori sangat layak, serta penilaian guru sebesar 82,5% dengan kategori sangat praktis. Respon siswa terhadap penggunaan media BAJA juga sangat positif karena media dinilai menarik, mudah digunakan, serta membantu siswa memahami materi aksara Jawa.
Copyrights © 2026