Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar dan hasil belajar Matematika siswa kelas V SD Negeri Palebon 03 Semarang, yang tercermin dari lemahnya pemahaman konsep dan penalaran. Penelitian bertujuan menganalisis perubahan motivasi belajar sebelum dan sesudah penerapan strategi Smart Solution dan Remedial Enrichment Consulting, serta menguji keefektifan kedua strategi terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (nonequivalent control group design). Sampel terdiri dari kelas 5A (eksperimen 1) dan 5B (eksperimen 2). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pada kedua kelompok, yaitu dari 59,00 menjadi 68,70 pada kelas Smart Solution dan dari 58,40 menjadi 67,85 pada kelas Remedial Enrichment Consulting. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Selain itu, skor motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui keaktifan dan keterlibatan selama pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa variabel strategi pembelajaran berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar. Kontribusi penelitian terletak pada penyediaan alternatif strategi pembelajaran yang adaptif dan berbasis kebutuhan siswa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Matematika di sekolah dasar.
Copyrights © 2026