Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran IPAS berbasis AR materi sistem pencernaan manusia serta menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya terhadap berpikir kritis siswa kelas V SD. Kebaruan penelitian terletak pada media AR yang dirancang spesifik untuk melatih enam indikator berpikir kritis (interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, regulasi diri) pada materi pencernaan, yang masih terbatas diteliti. Penelitian menggunakan metode R&D model ADDIE. Subjek penelitian 23 siswa kelas V SDN 1 Muara Dua, Lhokseumawe. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket, dan tes tervalidasi dengan reliabilitas tinggi (α = 0,82). Hasil menunjukkan media sangat valid (ahli materi 88%, ahli media 89%). Kepraktisan oleh guru mencapai 98% (sangat praktis), respons siswa 91% (sangat baik). Peningkatan berpikir kritis menunjukkan N-Gain rata-rata 0,60 (sedang), dengan uji t paired menunjukkan perbedaan signifikan pretest-posttest (t(22) = -14,23, p < 0,001). Analisis per indikator menunjukkan peningkatan tertinggi pada interpretasi dan inferensi. Implikasi penelitian ini, media AR dapat menjadi alternatif inovatif pembelajaran IPAS untuk memvisualisasi konsep abstrak dan mendorong keterampilan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2026