Abstrak ini menjelaskan bahwa perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah praktik komunikasi, termasuk dalam penyiaran Islam dan kegiatan dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peluang dan tantangan penggunaan AI dalam dakwah Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan peluang seperti efisiensi produksi konten, personalisasi pesan dakwah, serta jangkauan audiens yang lebih luas melalui platform digital. Namun, AI juga menghadirkan tantangan berupa risiko penyebaran informasi yang tidak akurat, berkurangnya otoritas ulama, serta masalah etika dalam pembuatan konten otomatis. Oleh karena itu, penggunaan AI dalam penyiaran Islam harus dikelola secara kritis dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam agar menjaga keakuratan dan integritas pesan dakwah. Kesimpulannya, AI dapat menjadi alat bantu dakwah jika digunakan secara bijak dengan pengawasan manusia.
Copyrights © 2026