Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berperan krusial dalam mendorong kemandirian ekonomi di tingkat desa. Namun, realitasnya BUMDes “Gemilang” yang berlokasi di Desa Huidu, Gorontalo, masih menghadapi tantangan serius terkait manajemen tata kelola usaha dan strategi pemasaran. Hambatan utama yang diidentifikasi terletak pada lemahnya kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam hal perencanaan strategis, pencatatan keuangan akuntansi, serta adopsi teknologi digital. Oleh karena itu, penguatan kompetensi pengurus melalui pelatihan merancang pemetaan potensi desa berbasis kearifan lokal, penerapan sistem akuntansi sederhana, dan pembuatan akun marketplace menjadi sangat urgensi untuk menciptakan kelembagaan yang inovatif. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kapasitas kelembagaan BUMDes melalui edukasi manajemen dan keuangan berbasis potensi lokal menggunakan kerangka Smart Village yang selaras dengan visi Asta Cita 6. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah SINERGI_Motiayo (Sistem Inovasi Ekonomi dan Resiliensi Gotong Royong) yang menekankan tahapan pelatihan intensif, pendampingan berkala, evaluasi berkala, serta penjaminan keberlanjutan program. Hasil pengabdian menunjukkan dampak positif signifikan dengan adanya peningkatan pemahaman pengurus pada aspek tata kelola manajemen usaha sebesar 33,3%, aspek pencatatan transaksi keuangan sebesar 62,5%, serta adopsi pemasaran digital mencapai 55,6%.
Copyrights © 2026