Pengadaan barang merupakan aktivitas krusial yang berdampak langsung terhadap efisiensi operasional perusahaan. PT XXX saat ini menghadapi kendala pada proses pengadaan, khususnya terkait ketidakpastian waktu pengiriman oleh vendor Alat Tulis Kantor (ATK). Berdasarkan data Purchase Order (PO) periode Maret 2026, ditemukan kesenjangan performa antar vendor, di mana salah satu vendor utama memiliki tingkat ketidakpatuhan mencapai 50%. Selain itu, proses pemilihan vendor yang berjalan saat ini masih bersifat subjektif dan belum memiliki acuan terstruktur, sehingga berisiko menghasilkan keputusan yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model evaluasi dan pemilihan vendor yang objektif dengan menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi harga, kualitas produk, ketepatan pengiriman, dan pelayanan. Data dikumpulkan melalui kuesioner perbandingan berpasangan (pairwise comparison) yang melibatkan 10 responden internal yang berkompeten. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode AHP mampu memberikan struktur penilaian yang sistematis dalam menentukan prioritas kriteria serta pemilihan vendor terbaik. Implementasi model AHP ini diharapkan dapat membantu manajemen PT XXX dalam memitigasi risiko keterlambatan pengiriman, menjaga efisiensi biaya, serta mengoptimalkan produktivitas operasional perusahaan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026