ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Komunikasi Simbolik Kalo Sara Dalam Proses Penyelesaian Sengketa Tanah pada Masyarakat Tolaki Kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan, dan Apa Makna Simbol Kalo Sara Dalam Proses Penyelesaian Sengketa Tanah pada Masyarakat Tolaki Kelurahan Potoro Kecamatan Andoolo Kabupaten Konawe Selatan. Subjek penelitian ini adalah semua tokoh adat Tolaki yakni tolea dengan pabitara, pemerintah, dan masyarakat umum. Konawe Selatan, yang memandang dan menjadikan Kalo Sara sebagai alat pemersatu, dengan informan sebanyak 6 orang yakni, 2 Toko Adat yakni Tolea dengan Pabitara yang biasa menggunakan Kalo Sara, 2 orang dari Pemerintah, dan 2 orang Masyarakat Umum. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif adapun tujuan penelitian telah disesuaikan dengan permasalahan yang diangkat yaitu untuk dapat mengetahui Komunikasi Simbolik Kalo Sara dalam Proses Penyelesaian Sengketa Tanah pada Masyarakat Tolaki. dan untuk mengetahui Apa Makna Simbol Kalo Sara Dalam Proses Penyelesaian Sengketa Tanah pada Masyarakat Tolaki. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komunikasi Simbolik Kalo Sara Dalam Proses Penyelesaian Sengketa Tanah pada Masyarakat Tolaki yaitu sebagai pemersatu terhadap orang yang sedang berselisi atau bertikai, tetapi dalam penyelesaian sengketa tanah tidak semua dapat diselesaiakan pula oleh Kalo Sara. Dan Makna Simbol Kalo Sara Dalam Proses Penyelesaian Sengketa Tanah pada Masyarakat Tolaki yaitu 1. bentuk kalo yang bulat melingkar melambangkan kesatuan rohani dan jasmani dari manusia yang utuh.2. sehelai kain putih yang melambangkan kesucian, ketentraman, kesejahteraan dan kemakmuran.3. talam anyaman sebagai alas paling bawah dari kalo melambangkan unsur-unsur kesucian terhadap air dan tempat sumber mata angin yang memberi kehidupan dan kesegaran rohani serta jasmani kepada setiap manusia.Kata kunci : Simbol Kalo Sara
Copyrights © 2016