Qawanin: Journal of Economic Syaria Law
Vol 10 No 1 (2026): June

Analisis Maqashid Syariah Terhadap Angkutan Barang Yang Kelebihan Muatan

Rossa Amelia (Institut Agama Islam Hasan Jufri Bawean)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Overloaded freight transport on Bawean Island often causes risks of accidents, infrastructure damage, and threats to public safety, making it necessary to conduct a maqashid sharia analysis. The purpose of this study is to identify the practice of overloading based on maqashid sharia principles, particularly hifz al-nafs (life), hifz al-mal (property), hifz al-aql (intellect), and fiqh rules that emphasize public welfare and prohibit harm to oneself or others. In this study, the author uses a normative legal research method in the form of library research, examining sharia evidence, particularly maqashid sharia, as well as legislation, documents, fiqh theories, and other literature such as journals, using a descriptive qualitative approach. The findings of this study indicate that the practice of overloading on Bawean Island violates maqashid sharia principles such as (hifz al-nafs, hifz al-mal, hifz al-aql) jurisprudential principles (Maslahah Al-‘ammah, Laa Darara walaa Diraar, Saad al-Dzara’i), and Law No. 22 of 2009, because it threatens the safety of life, property, and intellect, endangers general safety, as well as causes infrastructure damage. Awareness, obedience, and enforcement of regulations are needed for the public good and social harmony. Angkutan barang yang kelebihan muatan (overload) di Pulau Bawean sering menimbulkan risiko kecelakaan, kerusakan infrastruktur, dan ancaman terhadap keselmatan masyarakat, sehingga diperlukan analisis maqashid syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi praktik overload tersebut berdasarkan prinsip maqashid syariah, khususnya hifz al-nafs (jiwa), hifz al-mal (harta), hifz al-‘aql (akal), dan kaidah fiqh yang menekankan kemaslahatan umum, serta melarang membahayakan baik diri sendiri maupun orang lain. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian hukum normatif bersifat studi pustaka (library research) yang mengkaji dalil-dalil syariah, khususnya maqashid syariah, serta peraturan perundang-undangan, dokumen, teori fiqh, dan literatur yang lain seperti jurnal, yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Terdapat temuan dari penelitian ini yang mengindikasikan bahwa praktik overload di Pulau Bawean melanggar prinsip maqashid syariah seperti (hifz al-nafs,hifz al-mal, hifz al-aql) kaidah fiqh (Maslahah Al-‘ammah,Laa Darara walaa Diraar, Saad al-Dzara’i), dan UU No. 22 Tahun 2009, karena mengancam keselamatan jiwa, harta, akal, mengancam keselamatan, serta kerusakan infrastruktur. Diperlukan kesadaran, ketaatan, dan penegakan regulasi untuk maslahah umum dan keharmonisan sosial.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

qawanin

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Qawanin (Journal of Economic Syaria Law) is a media publication of the results of scientific research, in the field of Economic Syaria Law which includes: - Economic Syaria Law - Islamic strategy for economic development - Critical issues and challenges in Islamic economics and finance development - ...