Pemahaman konsep matematis merupakan kemampuan fundamental yang harus dimiliki siswa dalam pembelajaran matematika, namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih tergolong rendah. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis pengaruh penerapan model pembelajaran Experiential Learning dan pendekatan STEM terhadap pemahaman konsep matematis siswa, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Proses pencarian artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar, Garuda, dan SINTA dengan rentang tahun publikasi 2016–2025. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan, diperoleh sembilan artikel yang dianalisis secara mendalam. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penerapan Experiential Learning maupun pendekatan STEM secara terpisah terbukti memberikan pengaruh positif terhadap pemahaman konsep matematis siswa pada berbagai jenjang pendidikan. Faktor pendukung utama keberhasilan penerapan kedua pendekatan tersebut meliputi keterlibatan aktif siswa, penggunaan konteks nyata, serta perencanaan pembelajaran yang sistematis. Namun demikian, hasil kajian juga menunjukkan bahwa penelitian yang mengintegrasikan Experiential Learning dengan pendekatan STEM dalam satu desain pembelajaran masih sangat terbatas. Temuan ini mengindikasikan adanya peluang penelitian lanjutan untuk mengembangkan model pembelajaran terintegrasi yang berpotensi meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa secara lebih optimal.
Copyrights © 2026