Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen media sosial Instagram pada Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin, dengan menitikberatkan pada praktik pengelolaan, berbagai tantangan yang dihadapi, serta peluang pengembangannya di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram telah dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi dan promosi layanan Perpustakaan, namun pengelolaannya masih belum optimal dan belum tersusun secara sistematis. Keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya perencanaan strategis, serta minimnya pemanfaatan data analitik menjadi tantangan utama yang dihadapi. Di sisi lain, penggunaan konten visual dan fitur interaktif memiliki potensi besar dalam meningkatkan keterlibatan pengguna sekaligus memperkuat citra Perpustakaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan media sosial Perpustakaan memerlukan pendekatan manajerial yang lebih terstruktur, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.
Copyrights © 2026