Penerapan prinsip Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) 12 telah banyak dilakukan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai upaya, seperti mendaur ulang sampah serta menyimpan barang untuk digunakan kembali di masa depan. Namun, dalam praktiknya, niat tersebut sering dihadapkan pada permasalahan perilaku, khususnya kesulitan dalam mengelola barang yang disimpan, sehingga memicu penimbunan barang secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menggambarkan kecenderungan perilaku menimbun barang dalam konteks gaya hidup berkelanjutan dari sudut pandang SDG 12. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasil analisis kuesioner Likert secara kualitatif menunjukkan bahwa faktor psikologis merupakan faktor dominan yang memengaruhi kecenderungan menimbun barang. Responden cenderung mempertahankan barang karena adanya persepsi nilai guna di masa depan dan keterikatan emosional, meskipun telah memiliki kesadaran yang tinggi terhadap prinsip konsumsi berkelanjutan SDG 12.
Copyrights © 2026