Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ekspor makanan dan minuman halal serta ekspor fashion halal terhadap pertumbuhan ekspor produk halal Indonesia dengan inflasi sebagai variabel moderasi selama periode 2015–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series bulanan yang diperoleh dari Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, dan publikasi resmi lainnya. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspor makanan dan minuman halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekspor produk halal Indonesia dengan koefisien sebesar 0,807868 dan nilai probabilitas 0,0000. Ekspor fashion halal juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 0,181156 dan nilai probabilitas 0,0000. Inflasi terbukti memoderasi hubungan ekspor makanan dan minuman halal terhadap ekspor produk halal secara negatif dengan koefisien -0,984537 dan probabilitas 0,0010, sehingga memperlemah pengaruh sektor tersebut. Inflasi juga memoderasi hubungan ekspor fashion halal terhadap ekspor produk halal secara positif dengan koefisien 1,052753 dan probabilitas 0,0010, sehingga memperkuat pengaruh sektor fashion halal. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,975657 menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan penjelasan yang sangat kuat terhadap variasi ekspor produk halal Indonesia.
Copyrights © 2026