Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi aset tetap berdasarkan PSAK 16, mengkaji kontribusinya terhadap keandalan laporan keuangan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keandalan laporan keuangan terkait aset tetap. Penelitian menggunakan pendekatan studi literatur (literature review) dengan analisis deskriptif kualitatif. Literatur diseleksi berdasarkan kriteria relevansi topik, ketersediaan naskah lengkap (full text), rentang publikasi, dan eliminasi duplikasi sebelum dilakukan proses sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi aset tetap pada berbagai entitas masih belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan PSAK 16. Permasalahan yang paling sering ditemukan meliputi ketidaktepatan penentuan harga perolehan, penggunaan metode penyusutan yang tidak sesuai karakteristik aset, estimasi umur manfaat yang bersifat subjektif, lemahnya pengungkapan aset, serta tidak efektifnya pengendalian internal. Kondisi tersebut berdampak langsung pada penyajian nilai aset dan laba yang tidak mencerminkan kondisi ekonomi perusahaan yang sesungguhnya, sehingga menurunkan keandalan laporan keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keandalan laporan keuangan sangat ditentukan oleh konsistensi penerapan PSAK 16 yang didukung pengendalian internal yang efektif, kompetensi sumber daya manusia, serta efisiensi pengelolaan aset tetap. Perusahaan perlu mengimplementasikan akuntansi aset tetap secara konsisten agar laporan keuangan yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat oleh berbagai pihak yang berkepentingan.
Copyrights © 2026