Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dimana anak dapat berinteraksi. Sangat besar pengaruh keluarga dalam pembentukan dan perkembangan kepribadian. Pendekatan keperawatan berbasis keluarga merupakan strategi efektif dalam meningkatkan manajemen kesehatan pada keluarga tahap 1 dengan ibu hamil trimester pertama. Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi edukasi manajemen morning sickness dan kesiapan peningkatan menjadi orang tua pada keluarga Tn. A laki-laki usia 29 tahun dan Ny. A perempuan 27 tahun, dengan tahap keliarga 1 without children yang bermosili di Dusun Baturan, Kelurahan Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan waktu pelaksanaan dimulai pada tanggal 3 November hingga 22 November2025 dengan 7 kali pertemuan. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi kesiapan peningkatan menjadi orang tua , manajemen morning sickness, pemberian aromaterappi dan terapi akupresur. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman pasien terhadap kesiapan menjadi orang tua saat merasa cemas, kemampuan menerapkan terapi akupresur saat mual muntah muncul, serta pertisipasi aktif dalam keluarga dalam memberikan dukungan emosional satu sama lain. Indikator SLKI Manajemen Kesehatan Keluarga (L. 12105) menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan, mengenali risiko, dan pengelolaan kondisi kesehatan. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa kombinasi intervensi edukasi dan fisik berbasis keluarga terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan manajemen kesehatan pada pasien dalam merawat diri dan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan keluarga dan pendekatan holistik merupakan strategi esensial dalam perawatan pasien dengan awal pernikahan dengan ibu hamil trimester pertama di komunitas.
Copyrights © 2026