Pembangunan ekonomi saat ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan. Salah satu konsep yang dapat diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah ekonomi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi ekonomi hijau pada peternak kambing melalui pemanfaatan limbah kotoran kambing menjadi pupuk organik, memahami pengalaman peternak dalam mengelola limbah, serta mengetahui hambatan yang dihadapi dalam pengelolaan limbah ternak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Lokasi penelitian dilakukan di Handaya Farm, Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah pemilik sekaligus pengelola Handaya Farm, yaitu Bapak Nurdin Amin Jamail. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Handaya Farm telah menerapkan konsep ekonomi hijau melalui pemanfaatan limbah kotoran kambing menjadi pupuk organik. Pemanfaatan limbah memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan, namun masih terdapat hambatan berupa lamanya proses pengolahan, keterbatasan tempat, dan kebutuhan tenaga tambahan dalam proses fermentasi.
Copyrights © 2026