Aneurisma aorta thorakoabdominal merupakan kelainan pembuluh darah besar yang berisiko tinggi menimbulkan komplikasi serius seperti diseksi, ruptur, dan gangguan perfusi organ. Kondisi ini memerlukan penatalaksanaan medis dan asuhan keperawatan yang komprehensif untuk mencegah perburukan dan meningkatkan keselamatan pasien. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan aneurisma aorta thorakoabdominal disertai diseksi aorta Stanford tipe B dan penyakit jantung hipertensi dengan gagal jantung (CHF). Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi rekam medis. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami keluhan mudah lelah dan nyeri punggung dengan kondisi hemodinamik relatif stabil. Berdasarkan data tersebut, ditetapkan tiga diagnosa keperawatan utama yaitu risiko penurunan curah jantung, intoleransi aktivitas, dan nyeri akut. Intervensi keperawatan disusun berdasarkan SDKI, SLKI, dan SIKI dengan fokus pada pemantauan hemodinamik, pengaturan aktivitas secara bertahap, serta manajemen nyeri. Evaluasi menunjukkan bahwa asuhan keperawatan yang diberikan mampu menjaga stabilitas kondisi pasien, menurunkan keluhan nyeri, dan meningkatkan toleransi aktivitas. Kesimpulan dari karya ilmiah ini menunjukkan bahwa asuhan keperawatan yang komprehensif dan kolaboratif berperan penting dalam mendukung keberhasilan penatalaksanaan pasien dengan aneurisma aorta thorakoabdominal.
Copyrights © 2026