The development of Artificial Intelligence (AI) technology has created new opportunities in education, particularly in writing instruction. This study aimed to analyze the effect of generative AI utilization on improving senior high school students’ argumentative writing skills. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The participants consisted of 30 eleventh-grade students selected through purposive sampling. Data were collected through argumentative writing tests assessed based on content and idea development, text organization, argument quality, vocabulary use, and language accuracy. The data were analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test. The findings revealed that the students’ mean score increased from 68.43 in the pretest to 82.17 in the posttest. The paired sample t-test showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference in students’ writing performance before and after the implementation of generative AI. The highest improvement was found in the quality of argumentation, followed by idea development and text organization. These findings suggest that generative AI can serve as an effective learning tool to assist students in developing ideas, constructing logical arguments, and improving the quality of argumentative writing. Therefore, the integration of generative AI in Indonesian language learning can be considered an innovative instructional strategy that aligns with the demands of 21st-century education while maintaining academic integrity and fostering critical thinking skills. ABSTRAK Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) telah memberikan peluang baru dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan AI generatif terhadap peningkatan keterampilan menulis teks argumentasi siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental berupa one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas XI SMA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes menulis teks argumentasi yang dinilai berdasarkan aspek isi dan pengembangan gagasan, organisasi teks, kualitas argumentasi, penggunaan kosakata, dan kaidah kebahasaan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor siswa meningkat dari 68,43 pada tahap pretest menjadi 82,17 pada tahap posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis siswa sebelum dan sesudah pemanfaatan AI generatif. Peningkatan terbesar ditemukan pada aspek kualitas argumentasi, diikuti oleh pengembangan gagasan dan organisasi teks. Temuan ini menunjukkan bahwa AI generatif dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membantu siswa mengembangkan ide, menyusun argumen yang logis, serta meningkatkan kualitas tulisan argumentatif. Oleh karena itu, integrasi AI generatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia dapat menjadi salah satu alternatif inovasi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21, dengan tetap memperhatikan aspek etika akademik dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2026