Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai peserta didik, tetapi juga banyak yang menjalankan usaha sampingan untuk memperoleh tambahan pendapatan dan pengalaman berwirausaha. Kondisi tersebut menuntut mahasiswa mampu menyeimbangkan kegiatan akademik dengan aktivitas usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang mahasiswa Program Studi Ekonomi Universitas Nurul Jadid dalam menjalankan usaha sampingan, strategi yang diterapkan, serta kendala dan upaya yang dilakukan dalam mempertahankan usaha selama perkuliahan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga mahasiswa yang menjalankan usaha di bidang peternakan, kuliner, dan perdagangan tembakau. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor ekonomi, keinginan memperoleh pengalaman berwirausaha, dan dukungan keluarga menjadi alasan utama mahasiswa menjalankan usaha. Strategi yang diterapkan meliputi pengaturan waktu, penentuan prioritas, pembagian tugas dengan keluarga, serta pemanfaatan teknologi komunikasi. Kendala yang dihadapi berupa keterbatasan waktu, modal, dan kelelahan fisik, sedangkan upaya yang dilakukan adalah mengelola waktu secara efektif dan memanfaatkan dukungan keluarga.
Copyrights © 2026