Kesenjangan antara teori akademis di perkuliahan dan praktik nyata di industri konstruksi sering kali menjadi hambatan utama bagi lulusan baru Teknik Sipil. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan hasil integrasi keilmuan melalui program Magang Praktik Industri (MPI) selama enam bulan di CV. Kencana Dewi, dengan fokus pada dua aspek utama: perencanaan pemodelan visual dan pengawasan teknis di lapangan. Metodologi yang digunakan adalah partisipasi aktif dan observasi langsung pada empat proyek berbeda, yaitu Proyek Perumahan Pare, Rumah Tinggal Lumajang, Gudang Mojokerto, dan Proyek Utama Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Bondowoso. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penggunaan perangkat lunak SketchUp dan AutoCAD sangat krusial dalam menghasilkan shop drawing dan detail penulangan yang presisi. Pada aspek pengawasan proyek RSNU Bondowoso, dilakukan kendali mutu intensif terhadap pekerjaan struktur bawah (pondasi sumuran, pile cap, tie beam) hingga struktur atas (kolom) menggunakan metode konvensional yang disesuaikan dengan kondisi anggaran dan geografis proyek. Artikel ini juga menyoroti pentingnya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta pemenuhan APD di lingkungan kerja konstruksi demi meminimalisasi risiko kecelakaan kerja.
Copyrights © 2026