Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran layanan bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kesehatan mental siswa sekolah menengah dengan mempertimbangkan pengaruh stres akademik dan strategi koping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Sampel penelitian sebanyak 178 siswa kelas XI di salah satu sekolah menengah di Kabupaten Sumenep yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling berpengaruh positif signifikan terhadap kesehatan mental siswa. Selain itu, layanan bimbingan dan konseling juga berpengaruh negatif terhadap stres akademik dan positif terhadap strategi koping. Stres akademik terbukti berpengaruh negatif terhadap kesehatan mental, sedangkan strategi koping berpengaruh positif. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa stres akademik dan strategi koping berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara layanan bimbingan dan konseling dan kesehatan mental siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi layanan bimbingan dan konseling sebagai strategi dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa secara holistik.
Copyrights © 2026