Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan penghidupan petambak di Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan. Populasi yang digunakan adalah pembudidaya tambak, dengan sampel sebanyak 30 responden dan menggunakan teknik snowball sampling. Menggunakan jenis data primer dengan melakukan wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan metode Livelihood Vulnerability Index (LVI), terdapat 7 komponen dan 22 subkomponen yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan skala LVI dari 0,00 (tidak rentan) hingga 1,00 (paling rentan). Hasil perhitungan LVI berada pada kategori sedikit rentan (0,34) dengan komponen yang paling rentan adalah strategi penghidupan (0,53) dan maknanan (0,50) dengan kategori rentan dikarenakan petambak tidak memiliki keterampilan lain selain budidaya tambak dan rumah tangga tidak memiliki persediaan makanan yang cukup dalam menghadapi keadaan darurat. Komponen paling tidak rentan adalah air dengan kategori tidak rentan dikarenakan petambak tidak mengalami masalah dengan air bersih.
Copyrights © 2026