Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media PITUNG sebagai sarana pembelajaran edukatif untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia kelompok bermain (KB). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat belajar berhitung permulaan anak akibat penyajian pembelajaran yang monoton dan kurang variatif, sehingga anak cenderung kurang berminat dan asyik dengan dunianya sendiri. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap perkembangan yang meliputi, analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation) dan evaluasi (evalutation). Subjek penelitian adalah anak usia 3–4 tahun di KB Budi Utomo Pasirharjo Talun Blitar dengan jumlah 5 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PITUNG memperoleh penilaian sangat layak dari validator ahli materi dengan skor 80% dan validator ahli media dengan skor 100%. Implementasi media PITUNG terbukti efektif meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak secara signifikan dengan pencapaian nilai Normalized Gain (N-gain) sebesar 0,74, yang dikategorikan dalam efektivitas tinggi. Selain meningkatkan kognitif anak, media ini juga melatih kedisiplinan mengantre dan menunggu giliran bermain. Dengan demikian, media PITUNG dinilai sangat layak, praktis, dan efektif sebagai alternatif media pembelajaran berhitung permulaan anak usia dini.
Copyrights © 2026