Perkembangan bahasa anak usia dini membutuhkan stimulasi yang tepat dari lingkungan keluarga, terutama melalui komunikasi orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran komunikasi orang tua terhadap perkembangan bahasa anak usia dini, bentuk dan pola komunikasi orang tua dengan anak, serta faktor pendukung dan penghambat komunikasi orang tua dalam perkembangan bahasa anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dilaksanakan di kelompok bermain (KB) Wildan Mukholladun Kabupaten Blitar. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari anak, orang tua, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi orang tua berperan sebagai stimulasi bahasa, membentuk keberanian anak untuk berbicara, serta menjadi contoh penggunaan bahasa yang baik. Bentuk komunikasi yang muncul meliputi keterbukaan, empati, dukungan, dan komunikasi dua arah. Faktor pendukungnya adalah waktu kebersamaan, kebiasaan bercerita, membacakan buku, memberikan pertanyaan sederhana, membatasi penggunaan gadget, dan dukungan sekolah. Faktor penghambatnya meliputi penggunaan gadget berlebihan, kesibukan orang tua, komunikasi yang kurang intensif, serta kesulitan anak dalam pengucapan kata dan penyusunan kalimat.
Copyrights © 2026