Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham pada perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode pasca-COVID-19 tahun 2022 hingga 2025. Dalam penelitian ini, variabel independen terdiri dari Return on Assets (ROA), Earnings Per Share (EPS), dan Debt to Equity Ratio (DER), dengan harga saham sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan dan informasi harga saham yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga dipilih 10 perusahaan sebagai sampel penelitian, dengan total 40 observasi selama masa penelitian. Analisis data menggunakan regresi data panel dengan memanfaatkan perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan EPS memiliki dampak positif dan signifikan sebagian terhadap harga saham, sedangkan DER tidak memiliki pengaruh signifikan. Pada saat yang sama, ROA, EPS, dan DER memiliki dampak yang cukup besar terhadap harga saham. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen dapat menjelaskan 28,72% variasi harga saham, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor tambahan di luar model penelitian.
Copyrights © 2026