Integrasi Artificial Intelligence (AI) di Sekolah Dasar (SD) memerlukan kajian mendalam untuk memetakan dampak pedagogisnya secara kualitatif. Khusus pada jenjang kelas 5, pemanfaatan AI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia perlu ditelisik guna melihat pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian fenomenologi ini bertujuan mengeksplorasi tantangan dan peluang pemanfaatan AI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan pengalaman riil para guru kelas 5. Data dihimpun melalui wawancara mendalam terhadap guru kelas yang memanfaatkan alat Large Language Models (LLM) untuk menyusun bahan ajar berdiferensiasi. Analisis tematik mengungkap bahwa AI mempercepat penyiapan materi teks yang adaptif sesuai tingkat keterbacaan siswa Fase C. Kendati demikian, tantangan serius muncul berupa penurunan autentisitas proses berpikir anak, ketergantungan instan pada gawai, serta ketidaksesuaian budaya lokal akibat bias korpus data global AI. Hasil studi ini menegaskan pentingnya pengawasan guru sebagai filter utama (human-in-the-loop) demi menjaga nalar kritis siswa sejak dini.
Copyrights © 2026