Evaluasi program pembelajaran Bahasa Arab masih menghadapi tantangan konseptual karena model evaluasi yang digunakan sering kali belum mampu menghubungkan fungsi diagnosis program dengan pengendalian mutu yang berlangsung secara berkelanjutan. Model CIPP cenderung menghasilkan evaluasi yang bersifat periodik, sedangkan Quality Assurance (QA) kerap berorientasi pada pemenuhan administrasi dan standar mutu formal. Kondisi tersebut menimbulkan kesenjangan antara aktivitas evaluasi dan upaya peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual integrasi model CIPP dan Quality Assurance sebagai strategi holistik untuk memperkuat mutu akademik program pembelajaran Bahasa Arab. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis isi dan analisis komparatif-sintetis terhadap literatur sekunder yang terbit pada periode 2021–2026. Hasil kajian menghasilkan sintesis integratif yang mengombinasikan fungsi diagnosis makro CIPP pada aspek Context, Input, Process, dan Product dengan fungsi pengawalan mutu kontinu QA melalui siklus PPEPP dan PDCA. Integrasi tersebut memungkinkan identifikasi masalah program secara komprehensif sekaligus memastikan perbaikan berkelanjutan terhadap kompetensi pendidik, relevansi kurikulum, konsistensi bi'ah lughawiyyah, dan ketercapaian maharat al-lughawiyyah. Kerangka ini menawarkan peta jalan teoretis-metodologis bagi pengembangan budaya mutu akademik yang substantif, adaptif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026