Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh working capital turnover, struktur asset, dan pertumbuhan laba terhadap financial distress. Analisis dilakukan secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang bergerak pada industri pariwisata dan rekreasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024 yaitu sebanyak 52 perusahaan. Sampel pada penelitian ini ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sebanyak 42 perusahaan yang digunakan sebagai sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Pengujian dilakukan dengan menguji asumsi klasik, uji parsial (T) dan uji simultan (F) dengan tools bantuan software SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, working capital turnover dan struktur asset tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Sedangkan, pertumbuhan laba berpengaruh secara signifikan terhadap financial distress. Secara simultan, working capital turnover, struktur asset, dan pertumbuhan laba tidak berpengaruh secara signifikan terhadap financial distress. Hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel working capital turnover, struktur asset, dan pertumbuhan laba hanya menjelaskan sebesar 2,1% financial distress dan 97,9% dijelaskan oleh faktor lain diluar penelitian.
Copyrights © 2026