Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan deep learning pada materi sudut di kelas V SD Negeri Watukelir serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukungnya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Subjek penelitian yaitu guru kelas V, kepala sekolah, dan 24 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan, kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi deep learning terlaksana secara komprehensif melalui integrasi elemen mindful learning pada pembiasaan fokus pagi, meaningful learning melalui transformasi eksplorasi fisik media konkret dan proyek navigasi, serta joyful learning memanfaatkan teknologi busur virtual Smart TV dan aktivitas kreatif. Faktor pendukung utama meliputi diseminasi intensif oleh kepala sekolah serta ketersediaan teknologi digital yang memadai. Namun, guru menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu perencanaan media variatif, peserta didik yang mengobrol, dan kondisi tidak kondusif saat eksplorasi luar kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi deep learning membutuhkan manajemen waktu yang baik untuk menjaga fokus belajar peserta didik agar pemahaman matematis konkret tercapai secara optimal.
Copyrights © 2026