Masalah yang sering terjadi pada remaja putri adalah kekurangan energi dan protein. Rendahnya asupan energi dan protein sebagai makronutrien dapat berkontribusi terhadap rendahnya asupan mikronutrien. Asupan makronutrien seperti protein berperan pada penyimpanan dan transportasi zat besi. Kekurangan zat besi menyebabkan terjadinya anemia. Sehingga diperlukan pemberian edukasi guna memberikan pengetahuan tentang gizi seimbang, makanan yang dapat meningkatkan status gizi serta memberikan kesadaran kepada siswi akan pentingnya makanan yang bergizi. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswi mengenai gizi seimbang dan makanan yang dapat mencegah anemia. Kegiatan dilakukan kepada siswi SMAN 11 Palembang dengan melibatkan 30 siswi. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kadar Hb, penyuluihan melalui ceramah interaktif sebanyak 2 kali selama 1 bulan, dan pemberian buku saku diakhir kegiatan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan pos-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji statistik menggunakan paired t-test. Hasil kegiatan pengabmas didapatkan bahwa terjadi peningkatan kadar Hb, pengetahuan dan sikap siswi terhadap anemia. Rata-rata kadar Hb meningkat dari 11,60 g/dL menjadi 12,63 g/dL. Tingkat pengetahuan siswi mengenai gizi dan anemia meningkat dari rata-rata 63 poin menjadi 78 poin.
Copyrights © 2026