Penerapan etika bisnis dan etika profesi membantu perusahaan menjaga integritas, profesionalisme, dan transparansi organisasi di tengah perkembangan persaingan bisnis yang terus meningkat. Kasus fraud yang terjadi pada eFishery menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan internal dan rendahnya budaya keterbukaan dapat memengaruhi kualitas tata kelola perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi whistleblowing system dalam memperkuat tata kelola perusahaan pasca kasus fraud pada eFishery. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka melalui analisis berbagai jurnal yang berkaitan dengan whistleblowing system, etika bisnis, etika profesi, tata kelola perusahaan, pengendalian internal, dan pencegahan fraud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi whistleblowing system mampu meningkatkan efektivitas pengawasan internal, memperkuat budaya integritas organisasi, serta membantu perusahaan mendeteksi tindakan fraud sejak dini. Pembentukan kanal pelaporan yang aman, perlindungan terhadap whistleblower, pembentukan tim investigasi independen, pembangunan speak up culture, dan evaluasi sistem secara berkala menjadi langkah penting dalam mendukung tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel. Implementasi whistleblowing system juga mendukung penerapan etika bisnis dan etika profesi karena mendorong perilaku jujur, profesional, dan bertanggung jawab dalam aktivitas perusahaan.
Copyrights © 2026