Tijarah
Vol 5, No 2 (2026): Tijarah: Jurnal Ekonomi Syariah

MENGKAJI ULANG MANAJEMEN ASET DAN INVESTASI SOSIAL: DARI LOGIKA PASAR MENUJU ETIKA ILAHIAH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH

Aslamuddin Lasawedy (Institut Agama Islam (IAI) SEBI)
Sunarto Zulkifli (Institut Agama Islam (IAI) SEBI)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Asset management and social investment in modern economic systems continue to be dominated by market-oriented logic that prioritizes material gains, often overlooking ethical values, social justice, and spiritual responsibility. This study aims to re-examine the concepts of asset management and social investment from the perspective of Islamic economics by positioning divine ethics as the fundamental basis of asset management. A qualitative approach employing a library research method was used through the analysis of scholarly literature on Islamic economics, asset management, social investment, and maqashid sharia. The findings indicate that assets are regarded as a trust (amanah) that must be managed responsibly to achieve public welfare (maslahah), while social investment emphasizes justice, sustainability, and social well-being through instruments such as zakat, waqf, and Sharia-compliant investments. The study concludes that integrating divine ethics with maqashid sharia provides a more just, sustainable, and welfare-oriented paradigm for asset management and social investment than approaches driven solely by profit maximization. ABSTRAKManajemen aset dan investasi sosial dalam sistem ekonomi modern masih didominasi logika pasar yang berorientasi pada keuntungan material sehingga sering mengabaikan dimensi etika, keadilan sosial, dan tanggung jawab spiritual. Penelitian ini bertujuan mengkaji ulang konsep manajemen aset dan investasi sosial melalui perspektif ekonomi syariah dengan menempatkan etika ilahiah sebagai landasan utama pengelolaan aset. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui analisis berbagai literatur tentang ekonomi syariah, manajemen aset, investasi sosial, dan maqashid sharia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset dipandang sebagai amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab untuk mewujudkan kemaslahatan, sementara investasi sosial berorientasi pada keadilan, keberlanjutan, dan kesejahteraan melalui instrumen seperti zakat, wakaf, dan investasi syariah. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi etika ilahiah dan maqashid sharia menawarkan paradigma alternatif yang lebih adil, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan dibandingkan pendekatan yang semata-mata berorientasi pada keuntungan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

TIJARAH

Publisher

Subject

Religion Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Jurnal Ekonomi Syariah (TIJARAH) adalah jurnal dengan ISSN (2830-5183) yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Tijarah merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan oleh seluruh insan ...