This Author published in this journals
All Journal Tijarah
Aslamuddin Lasawedy
Institut Agama Islam (IAI) SEBI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENGKAJI ULANG MANAJEMEN ASET DAN INVESTASI SOSIAL: DARI LOGIKA PASAR MENUJU ETIKA ILAHIAH DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH Aslamuddin Lasawedy; Sunarto Zulkifli
Tijarah: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5, No 2 (2026): Tijarah: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : CV Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/tijarah.v5i2.2905

Abstract

Asset management and social investment in modern economic systems continue to be dominated by market-oriented logic that prioritizes material gains, often overlooking ethical values, social justice, and spiritual responsibility. This study aims to re-examine the concepts of asset management and social investment from the perspective of Islamic economics by positioning divine ethics as the fundamental basis of asset management. A qualitative approach employing a library research method was used through the analysis of scholarly literature on Islamic economics, asset management, social investment, and maqashid sharia. The findings indicate that assets are regarded as a trust (amanah) that must be managed responsibly to achieve public welfare (maslahah), while social investment emphasizes justice, sustainability, and social well-being through instruments such as zakat, waqf, and Sharia-compliant investments. The study concludes that integrating divine ethics with maqashid sharia provides a more just, sustainable, and welfare-oriented paradigm for asset management and social investment than approaches driven solely by profit maximization. ABSTRAKManajemen aset dan investasi sosial dalam sistem ekonomi modern masih didominasi logika pasar yang berorientasi pada keuntungan material sehingga sering mengabaikan dimensi etika, keadilan sosial, dan tanggung jawab spiritual. Penelitian ini bertujuan mengkaji ulang konsep manajemen aset dan investasi sosial melalui perspektif ekonomi syariah dengan menempatkan etika ilahiah sebagai landasan utama pengelolaan aset. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui analisis berbagai literatur tentang ekonomi syariah, manajemen aset, investasi sosial, dan maqashid sharia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset dipandang sebagai amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab untuk mewujudkan kemaslahatan, sementara investasi sosial berorientasi pada keadilan, keberlanjutan, dan kesejahteraan melalui instrumen seperti zakat, wakaf, dan investasi syariah. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi etika ilahiah dan maqashid sharia menawarkan paradigma alternatif yang lebih adil, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan dibandingkan pendekatan yang semata-mata berorientasi pada keuntungan.