Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Business Model Canvas (BMC) untuk meningkatkan daya saing lembaga filantropi Islam, termasuk LAZISMU Banyumas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus, menggunakan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LAZISMU Banyumas telah menerapkan sembilan elemen Business Model Canvas secara cukup efektif, termasuk segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran, hubungan pelanggan, aliran pendapatan, sumber daya utama, kegiatan utama, kemitraan, dan struktur biaya. Kekuatan utamanya terletak pada pengelolaan dana yang transparan, program sosial yang berkelanjutan, dan penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi dan penggalangan dana. Namun, beberapa kendala masih ada, seperti jumlah donatur yang terbatas, kesadaran publik yang rendah, dan sistem administrasi yang kurang optimal. Oleh karena itu, penguatan strategis diperlukan melalui peningkatan penggunaan teknologi digital, perluasan jaringan kemitraan, dan peningkatan sistem manajemen data. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan strategi bagi lembaga filantropi untuk meningkatkan efektivitas dan daya saing secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026