Performativitas gender dan dominasi heteronormativitas dapat membatasi ruang ekspresi identitas di luar biner. Benturan antara performativitas maskulin dan norma heteroseksual dalam cerpen Brokeback Mountain menjadi masalah utama dalam pembentukan identitas queer Jack dan Ennis yang rapuh dan terbatas. Jenis penelitian adalah kualitatif deskriptif, objek material adalah cerpen Brokeback Mountain (1997) karya Annie Proulx. Data penelitian dianalisis menggunakan teori performativitas gender Butler dan konsep heteronormativitas Warner. Hasil analisis menunjukkan bahwa tekanan sosial memaksa kedua tokoh menjalankan peran heteroseksual sebagai strategi bertahan hidup, sehingga hubungan queer mereka terkurung dalam ruang privat, eksklusif, dan bersifat sementara. Identitas queer hanya dapat muncul di ruang liminal seperti di Brokeback Mountain, jauh dari pengawasan masyarakat. Disimpulkan bahwa norma dominan tidak menghapus identitas queer, melainkan membentuknya sebagai keberadaan terbatas yang terus dinegosiasikan di luar struktur sosial utama.
Copyrights © 2026