YUME : Journal of Management
Vol 9, No 2

Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Inflasi, Nilai Tukar, dan Ekspor CPO terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Pendekatan Error Correction Model (ECM)

Muslim marpaung (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Habib Fitrah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
iqbal mustaqim (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
maria della siregar (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
muhammad yahya (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
zakiah rahmi Siagian (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah uang beredar (M2), inflasi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dan ekspor Crude Palm Oil (CPO) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan suatu negara dan dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi, baik dari sisi moneter maupun sektor eksternal. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data time series yang diperoleh dari publikasi resmi Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS), dan sumber terkait lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) untuk mengidentifikasi hubungan jangka pendek dan jangka panjang antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah uang beredar (M2) berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Inflasi menunjukkan pengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi karena kenaikan harga yang berlebihan dapat menurunkan daya beli masyarakat dan menghambat aktivitas investasi. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, di mana stabilitas nilai tukar menjadi faktor penting dalam mendukung kegiatan perdagangan dan investasi. Sementara itu, ekspor CPO berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan devisa negara, pendapatan nasional, serta aktivitas sektor-sektor ekonomi yang terkait dengan industri kelapa sawit. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variabel jumlah uang beredar, inflasi, nilai tukar, dan ekspor CPO merupakan faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan moneter yang tepat, pengendalian inflasi yang efektif, stabilisasi nilai tukar, serta penguatan daya saing ekspor CPO untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan otoritas terkait dalam merumuskan kebijakan ekonomi makro di Indonesia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

yume

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Health Professions Social Sciences

Description

YUME : Journal of Management menerbitkan naskah artikel 3 kali dalam setahun (April, Agustus dan Desember), berisikan artikel dalam bidang Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Operasional, Manajemen Sratejik, Perilaku Organisasi, Corporate Governance, ...